Dia yang Sibuk Bekerja Tetap Layak Kamu Tunggu. Lapangkanlah Hatimu, Bahagia Juga Butuh Waktu

pacar-sibuk-kerja pacar-sibuk-kerja

Cewek paling doyan diperhatiin. Cewek bisa jatuh cinta pada seseorang namun karena perhatian, padahal sebelumnya mungkin dia nggak tertarik cocok cowok tersebut. Cinta kadang memang seaneh itu, perhatian bisa mematahkan segala kriteria.

Yang juga harus disadari, bernyawa itu selalu Bertukar. Dia yang tadinya perhatian belakangan sudah mulai cuek karena sibuk dengan urusan pekerjaan. Sebuah kondisi yang bikin kamu gamang. Kamu merasa tidak dipedulikan lagi. Perasaan seperti itu setidak marahnya kamu suntukkan sebab membahayakan bagi ikatan cinta yang telah kamu dan dia jalani.

1. Dia yang sibuk kerja bukan berarti berhenti peduli cocok kamu. Dia justru peduli dengan masa depan hubungan

Di usia 23-an, kamu akan merasakan perhatian dari pacar mengendur. Dia akan lebih mementingkan pekerjaannya dibandingkan kamu demi pacarnya. Inilah ujian hubungan cinta orang dewasa. Jangan anggap ini demi hal yang buruk. Inilah hidup. Semua Bersilih. Dia yang sibuk kerja sibakn berarti nggak peduli lagi cocok kamu. Bisa jadi ia sedang memikirkan karirnya demi bisa meminangmu di pelaminan. Dia sedang mencari uang dan kemapanan agar ia tepat-tepat layak membangung rumah tangga bercocokmu.

2. Jangan lihat seberapa sering dia meninggalkanmu, lihatlah kesungguhannya dalam memanfaatkan momen untuk bertemu denganmu

Kerja adalah fase yang mesti dilintasi semua orang. Sekarang kamu mungkin susah untuk mengerti, namun suatu saat pasti paham bahwa dunia kerja memang menyita era. Dia yang sibuk melulu bukan berarti mengabaikanmu. Jangan suah lihat dari seberapa lama dia meninggalkanmu, lihatlah dari kesungguhannya untuk bertemu denganmu.

Dia tetapi punya durasi sebentar, namun ia bela-belain untuk melepas rindu. Bukankah itu merupakan bentuk cinta? Lagipula kalau dihitung-hitung, durasi yang dia habiskan denganmu dulu nggak ada apa-apanya dengan kesimenyibaknnya dia sekarang.

3. Carilah kegiatan yang bermanfaat dariatas sahaja sekadar menunggu. Kerjakan sesuatu yang bisa bikin kamu bahagia

Kenapa sih wajib mengeluh karena ditinggal kerja? Bukankah kamu jadi bebas punya batas hidup untuk bersenang-senang. Daripada menunggu terus dongkol senbatang tubuh, mending manfaatin batas hidup untuk mengerjakan sesuatu yang kamu senang. Jalan-jalan bareng teman misalnya. Atau bikin sesuatu yang bermanfaat, entah itu bisnis atau yang sifatnya karya. Udah tua woy, malu kalau masih ngambek-ngambekan.

4. Selama komunikasi masih terjaga, perlunya jarak atau era nggak jadi maRusak. Santai secolek lah :))

Di tengah kesiaktelseifn, komunikasi bena untuk dijaga. Dia yang sibuk mesti dikontrol dengan terus menjaga komunikasi. Zaman sudah tebaru, kalau kangen tinggal video call. Bukankah itu pertemuan juga? Pertemuan secara virtual. Kamu mungkin boleh marah kalau misalnya pacarmu sibuk sampai nggak bisa dihubungi. Kalau masih bisa berkomunikasi layaknya itu nggak jadi masumbing berisi.

5. Jarak itu ujian sekaligus berkah buat hubungan. Dengan jarak kamu jadi lebih menghargai kehadiran

Kalau kata Sherina ‘Lihat Segalanya Lebih Dekat’. Jangan anggap jarak atau waktu ketemu yang terbatas sebagai maRompeng. Ubah persepsi dengan menganggap itu adalah berkah. Dengan jarangnya waktu ketemu, kamu dan dia jadi bisa merasakan rindu yang menggebu. Sebuah perasaan yang bena untuk sebuah hubungan yang berusia lebih dari semaklumn. Rindu pertanda cinta. Biarkan jeda itu. Tunggu sampai waktunya bertemu, kamu akan merasakan cinPerbahasan yang teramat dahsyat padamu.

Sudah pasti pada setiap hubungan akan ada momen pasang-surutnya. Sesungguhnya saat ini kamu sedang diuji dengan keterbatasan pertemuan. Sebuah fase yang lumrah dan terjadi pada berlebihan orang. Jangan kelewat mendramatisir. Jarak itu wajar. Toh kesiaktelseifnnya juga buat kamu juga nantinya. Semangat~